Bahaya jengkol bagi manusia

Diposting oleh Admin | 01.09


Apakah anda salah satu penggemar makanan yang bernama Jengkol? atau mungkin anda juga salah satu pembenci jengkol?

Nah kini, ada informasi yang cukup menarik akan bahaya dari makanan yang bernama asli Archidendron pauciflorum tersebut.

Seperti diketahui bahwa jengkol menghasilkan aroma yang luar biasa dan sudah bukan barang baru lagi khususnya di Indonesia. Akan tetapi, ternyata kekurangan jengkol tidak berhenti pada sebatas bau saja, melainkan kandungan asam jengkolatnya juga berpeluang menyebabkan penyumbatan saluran air seni.

Berikut ini merupakan contoh kecil dan juga peringatan bagi para penggemar jengkol.

Dalam satu banyolan, orang menanyakan bagaimana caranya menghilangkan bau mulut sehabis makan pete. Jawabannya adalah bukan dengan gosok gigi atau penyegar mulut, tetapi dengan makan jengkol. Alasannya, bau pete akan hilang karena kalah oleh bau jengkol.

Dan itu sekedar gambaran, bagaimana bau jengkol yang sangat tajam, bahkan mampu mengalahkan pete yang sudah bau.

Bau Menusuk

Penyebab bau itu sebenarnya adalah asam-asam amino yang terkandung di dalam biji jengkol. Asam amino itu didominasi oleh asam amino yang mengandung unsur Sulfur (S). Ketika terdegradasi atau terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau, karena pengaruh sulfur tersebut. Salah satu gas yang terbentuk dengan unsur itu adalah gas H2S yang terkenal sangat bau.
Bau yang ditimbulkan dari jengkol itu sebenarnya cukup mengganggu, terutama bagi orang lain yang tidak ikut makan. Kalau yang makan, meskipun bau, setidak-tidaknya sudah menikmati kelezatan jengkol. Tetapi bagi orang lain yang tidak ikut merasakan, tetapi cuma kebagian baunya, akan merasa sangat terganggu. Apalagi dengan air seni yang dikeluarkannya. Jika pemakan jengkol ini buang air di WC dan kurang sempurna membilasnya, maka WC akan bau tidak enak dan mengganggu ketenangan orang lain.

Asam Jengkolat

Asam jengkolat merupakan salah satu komponen yang terdapat pada biji jengkol. Strukturnya mirip dengan asam amino (pembentuk protein), tetapi tidak dapat dicerna. Oleh karena itu tidak dapat memberikan manfaat apa-apa pada tubuh. Bahkan pada berbagai buku kimia pangan, asam jengkolat dianggap sebagai salah satu racun yang dapat mengganggu tubuh manusia.

Kandungan asam jengkolat pada biji jengkol bervariasi, tergantung pada varietas dan umur biji jengkol. Jumlahnya antara 1 – 2 % dari berat biji jengkol. Tetapi yang jelas asam jengkolat ini dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Penyebabnya adalah terbentuknya kristal asam jengkolat yang akan dapat menyumbat saluran air seni. Jika kristal yang terbentuk tersebut semakin banyak, maka kelama-lamaan dapat menimbulkan gangguan pada saat mengeluarkan air seni. Bahkan jika terbentuknya infeksi yang dapat menimbukan gangguan-gangguan lebih lanjut.

Asam jengkolat mempunyai struktur molekul yang menyerupai asam amino sistein yang mengandung unsur sulfur, sehingga ikut berpartisipasi dalam pembentukan bau. Molekul itu terdapat dalam bentuk bebas dan sukar larut ke dalam air. Karena itu dalam jumlah tertentu asam jengkolat dapat membentuk kristal.

Dalam kenyataannya memang tidak semua pemakan jengkol secara otomatis menderita penyakit saluran air seni sebagai akibat dari asam jengkolat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, jumlah minimal asam jengkolat yang dapat menyebabkan gangguan. Kalau makan jengkolnya tidak terlalu banyak, memang gangguan tersebut masih belum kelihatan. Kedua adalah disebabkan karena daya tahan dari tubuh manusia.

Secara alami, tubuh melakukan reaksiterhadap gangguan-gangguan yang muncul dari luar. Dalam hal asam jengkolat, pH atau keasaman urin manusia berbeda-beda. Ada yang bersifat asam, ada yang netral. Pada urin yang relatif netral, gangguan itu lebih kecil resikonya. Sedangkan pada urin yang lebih asam, pembentukan kristal itu relatif lebih cepat. Bahkan pada urin yang asam, ada kemungkinan terjadi pembentukan kristal pada ginjal manusia. Pada kondisi demikian akibat-akibat yang akan ditimbulkan lebih gawat lagi.

Oleh karena itu menyukai suatu makanan sebenarnya boleh-boleh saja. Akan tetapi pada batas-batas kewajaran, karena dapat mendatangkan akibat-akibat serius pada kesehatan manusia. Apalagi jika tubuh sudah mengalami gangguan tertentu, maka jika memang dilarang makan suatu makanan, sebaiknya ditinggalkan.


Sumber : http://haxims.blogspot.com/2010/03/bahaya-jengkol-bagi-kesehatan-manusia.html


Share/Save/Bookmark
5 komentar
  1. Neody 4 Maret 2010 05.48  

    baru denger asam jengkolat..?

    itu nama kimia juga?

    hahha, tapi nice info nih...

    mampir juga dong ke blog saya :)

    neody.blogspot.com

  2. yudi 1 Desember 2010 23.54  

    sebenarnya jengkol itu memang salah satu buah yang memang di makruhkan untuk di makan.....tetapi bagi penggemar jengkol,disaat di makan seakan-akan seperti daging yang tidak terdapat di hewan-hewan yang ada di dunia ini.....
    nikmatnya , kenyalnya , rasa yang begitu menggoda,apalagi klo di tumis rendang,wowwww sedapnyaaaaaa.

  3. satu mata 20 Agustus 2016 01.00  

    jengkol memang salah satu makanan yg banyak di sukai, apalagi jaman sekarang dengan olahan yg variatif wow mantap. tp klo kebanyakan suka
    mengalami mimpi buruk kalau ga percaya coba deh,,, hehehehe

  4. Kusneti 2 Desember 2016 07.00  
  5. Ibu Risna wati 17 Maret 2017 19.39  

    Saya sagat berterima kasi atas
    Bantuan KYAI MAULANA kemarin
    Saya dikasi nmr 4d & 6d dan saya mendapat kan hasil togel (457 juta)karna bantuanya saya bisah bayar hutan dan buka usaha kecil kecilan,jika anda mau di bantu seperti saya silahkam hbg
    (KYAI MAULAN ) DI NMR
    ( 085-210-001-377 )
    atau Atau klik disini

Posting Komentar